mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Pandemi Covid 19, Haul Syekh Abdul Qodir Jailani di Ponpes Al Baqiatush Shalihat, di Gelar Secara Virtual KPU Tanjab Barat Tetapkan Uas – Hairan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada Serentak 2020 Wabup Hadiri Sertijab, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal Dapatkan Suntikan Vaksin Covid 19, Karteria Ini yang Harus Dipenuhi Sosok Wanita Muda Ini Bakal Gantikan Posisi Hairan Menjadi Anggota DPRD Tanjab Barat

Home / Indexs

Minggu, 27 Desember 2020 - 13:38 WIB

Sekolah di Tanjab Barat Siap Belajar Tatap Muka

Tanjab Barat – Sekitar 40 persen sekolah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka. Namun hal ini akan kembali dilakukan pertimbangan dengan melihat kondisi dan situasi kedepannya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Martunis, Selasa (22/12).

Ia menyebutkan bahwa 40 persen kesiapan sekolah inipun juga sebenarnya tidak 100 persen siap sesuai dengan edaran kementerian.

“Siap dalam hal ini artinya siap secara segi administrasi, perlengkapan protokol kesehatan. Ini sudah kita sosialisasikan ke Kelompok sekolah, sebagian besar yang disarankan di SKB 3 Menteri. Kemudian juga kita ada satgas sekolah yang nantinya koordinasi juga dengan wali murid,” ujarnya.

BACA JUGA :  Danrem Gapu Terima Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi

Lebih lanjut disampaikan oleh Martunis bahwa 40 persen sekolah yang siap tersebut merupakan hasil tinjauan ke sejumlah sekolah. Sementara 60 persen sekolah lainnya belum dilakukan peninjauan, dan ini dimungkinkan akan bertambah.

“Jadi kita lihat nanti seperti apa persiapan mereka. Sesuai dengan SKB 3 menteri bahwa aturan tatap muka ini juga di kembalikan kepada pihak sekolah, apakah siap atau tidak,”katanya.

“Tapi kita tetap berikan arahan. Kadang-kadang yang disebutkan siap mereka itu belum tentu juga siap atau sesuai standar SKB 3 Menteri tadi. Jadi memang betul-betul harus kita tinjau,”tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa selama ini sekolah di Kabupaten Tanjabbar kebanyakan melakukan pelaksanaan belajar mengajar dilakukan secara di luar jaringan. Adapun pelaksanaannya dilakukan dimana siswa yang hadir tidak seperti biasanya dan dengan jam belajar yang dikurangi.

BACA JUGA :  Ini Tempat dan Waktu Penutupan Objek Wisata oleh Pemkab Tanjab Barat

“Selama ini kebanyakan during, karena melihat anak didik yang tidak semuanya bisa memiliki HP. Jadi sebagian ada yang daring dan kebanyakan during,”tuturnya.

Sementara itu, Martunis juga menyinggung soal pengolahan dana bantuan operasional sekolah yang beberapa sekolah sudah menggunakan untuk membeli perlengkapan untuk proses belajar mengajar tatap muka.

Setidaknya ada 216 Sekolah Dasar dan ada sekitar 46 Sekolah Menengah Pertama baik yang negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Tanjabbar.

Share :

Baca Juga

Indexs

How to Stay Hydrated Like a Pro All Summer

Indexs

Surety Bonds Protect Infrastructure Investment

Indexs

Ini Tempat dan Waktu Penutupan Objek Wisata oleh Pemkab Tanjab Barat

Indexs

Menggelegar, Se Kecamatan Tebing Tinggi, Umy Dhilah Sadat dan Uniyati Hairan Kukuhkan Tim Kartini ANSHAR

Indexs

Alat Rapid Tes Habis RSUD Daud Arif Tanjabbar Pinjam Kekelinik

Indexs

Daftar ke KPU, Anshar di Hantar Ribuan Massa

Indexs

5 Tips for Balancing A Career and Caregiving