mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Pandemi Covid 19, Haul Syekh Abdul Qodir Jailani di Ponpes Al Baqiatush Shalihat, di Gelar Secara Virtual KPU Tanjab Barat Tetapkan Uas – Hairan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada Serentak 2020 Wabup Hadiri Sertijab, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal Dapatkan Suntikan Vaksin Covid 19, Karteria Ini yang Harus Dipenuhi Sosok Wanita Muda Ini Bakal Gantikan Posisi Hairan Menjadi Anggota DPRD Tanjab Barat

Home / Sejarah / Tanjab Barat

Jumat, 21 Agustus 2020 - 20:44 WIB

Sejarah Rumah Tua Sebagai Salah Satu Dapur Umum Logistik Para Pejuang Kemerdekaan di Tanjab Barat

Tanjab Barat – Saksi sejarah terdapat rumah tua yang berada di Dusun Bahagia,Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada masa merebut kemerdekaan menjadi basis dapur umum bagi ratusan para pejuang.

Terlihat dilokasi,rumah tua yang di jadikan dapur umum logistik untuk para pejuang kemerdekaan ini sudah tidak terurus lagi, dikarenakan dimakan usia, dinding bangunan itupun sudah banyak yang bolong dan kropos.

Hal ini diungkapkan Laminah Nenek yang saat ini berusia seratus tahun lebih,ia mengatakan bahwa rumahnya ini pada jaman perang merebut kemerdekaan melawan penjajah dijadikan tempat untuk dapur umum bagi para pejuang dan dirinya semasa itu ikut serta memasak.

BACA JUGA :  Dukungan Terus Mengalir Ke UAS-Hairan, Saifuddin: Targetkan 20 Ribu Relawan

“Dulu para pejuang hampir 300 orang datang kerumah ini untuk makan dan pergi lagi untuk berperang,”ucapnya.

Ia juga menyebutkan, memasak untuk para pejuang dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh puluh gantang.

“Memasakan untuk para pejuang sekitar dua tiga ratus orang, dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh gantang,” ujarnya dengan menggunakan bahasa daerah khas Banjar.

Sedangkan kata dia, untuk lauk pauk para pejuang bermacam macam sayuran, sesekali kalau ada masyarakat biasa yang datang membawakan ayam untuk dimasak untuk disantap para pejuang.

“Kadang ada masyarakat dari jauh datang membawakan ayam untuk di bagikan kedapur umum ini untuk dimasak dan dibagikan untuk lauk para pejuang,”ujar Nenek Laminah.

BACA JUGA :  Penetapan Paslon Dilakukan Tertutup, Polres Tanjabbar Tetap Siagakan Personel di KPU

Disisi lain,ketua RT Dusun Bahagia Suhaimi juga mengatakan hal yang sama, bahwa di parit gantung ini dulu nya tempat dapur umum para pejuang kemerdekaan.

“Dihari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke75 ini, mengingat dan mengenang kembali sejarah jaman Perjuangan datuk dan nenek kami dahulu,”sebutnya.

Ia berharap selaku masyarakat dusun bahagia  untuk pembangunan cagar budaya yang pernah dijanjikan pemerintah. Agar bisa di bangun secepatnya.

“Jadi untuk kedepannya kalau ada warga dari luar Kabupaten Tanjung Jabung Barat,agar mengetahui bahwa didusun bahagia ini ada sejarah perjuangan,katanya lagi, kalau tidak dibangun maka sejarah yang ada di dusun bahagia ini akan hilang,”pungkasnya. (4R)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Komunitas Touring Toyota Fortuner Club Jambi Kunjungi Tempat Wisata WFC

Sejarah

Bila UAS-Hairan Terpilih Warga Taman Raja Minta Perhatikan Makam Raja Gagak 

Kasus

Kejari Tanjab Barat Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

Tanjab Barat

10 Muharram Pembuat dan Memakan Bubur Asyura Insya Allah Mendapatkan Keberkahan

KPUD Tanjab Barat

Hindari Keramaian dan Jaga Protokol Kesehatan, KPU Minta Paslon Batasi Bawak Masa

Kejari

Kejari Tanjabbar Limpahkan 10 Tahanan 

Kesehatan

UAS – Hairan Uji Swab Sebagai Persyaratan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati

Tanjab Barat

UAS-Hairan Jadi Magnet Tersendiri Bagi Generasi Milenial ANSHAR