mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Dukungan Terhadap Pasangan ANSHAR Terus Mengalir Hingga Wilayah Paling Tepi UAS – Hairan Uji Swab Sebagai Persyaratan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati

Home / Peristiwa / Tanjab Barat

Rabu, 2 September 2020 - 19:49 WIB

Pria Gantung Diri di Kuala Tungkal Mempunyai Jiwa Sosial dan Kreatif

Tanjabbar – Warga di Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dihebohkan dengan kejadian seorang pemuda gantung diri.

Pria bernama Fauzi(35) diketahui mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Kejadian tersebut terjadi di rumahnya pada Rabu siang (2/9) sekira pukul 13.30 wib.

Kejadian ini membuat sejumlah warga kaget karena tidak menyangka Fauzi akan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Atas kejadian ini membuat sejumlah warga berdatangan ke rumah korban.

Fauzi mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan kain sarung. Informasi yang diterima korban baru diketahui gantung diri dari ibunya.

“Tau nya pas mau buka pintu, saya buka kelambu tidak ada. Kemudian kek ada yang nyenggol. Ternyata kaki, saya lihat lagi ke atas ternyata anak saya tegantung. Langsung lah saya teriak ke tetangga,” ujar Mastura Ibu korban.

BACA JUGA :  UAS Gotong Royong Bersama Ratusan Warga Perbaiki Jalan

Ibu korban menyebutkan bahwa tidak ada tanda-tanda keanehan sebelum korban meninggal. Hanya saja memang diakui oleh ibunya bahwa korban sempat melamun dan mengaku pusing.

” Tidak ada tingkah aneh-anehnya, dia duduk saja tadi itu. Saya tawari makan, rokok dia bilang tidak. Tidak ada tanda-tanda aneh,” Ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa anaknya tersebut baru balik kampung(Tungkal) sekitar dua bulan lalu dari Batam, kata dia anaknya sudah satu tahun ikut dengan kakaknya ke Batam.

” Dua bulanan lah dia baru pulang dari Batam. Pas di batam itu dia ikut kakaknya, di rumah lah dak ada kerja, cuma bantu-bantu di rumah kakaknya,” Kata Mastura.

BACA JUGA :  Forget That Facelift - "Wrap" Your Face into Shape

Fauzi diketahui merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Sementara itu, dari tetangga pun juga merasa terkejut, karena pada Selasa malam (1/9) korban masih sempat berbicara dengan tetangga sekitar. Bahkan korban selama balik dari Batam juga sering shalat berjamaah di mesjid.

” Tidak nyangka kita, karena memang tadi malam juga masih negur. Baik anaknya, sering lah kumpul-kumpul, rajin shalat juga jamaah di mesjid ini,” tutur Tantawi tetangga korban.

Sementara tetangga korban lainnya, Gani menuturkan, selama ini korban mempunyai sifat dan perilaku yang baik dan mempunyai jiwa sosial.

“Kalau lewat sering negur, selalu santun sama orang yang lebih tua, setiap ada kegiatan remaja MF selalu kreatif dan mempunyai jiwa sosial sering membantu teman yang lagi membutuhkan,”pungkas Gani.(4R)

Share :

Baca Juga

Sejarah

Sejarah Rumah Tua Sebagai Salah Satu Dapur Umum Logistik Para Pejuang Kemerdekaan di Tanjab Barat

Tanjab Barat

UAS-Hairan Jadi Magnet Tersendiri Bagi Generasi Milenial ANSHAR

Kejari

Kejari Tanjabbar Limpahkan 10 TahananĀ 

KPUD Tanjab Barat

Hindari Keramaian dan Jaga Protokol Kesehatan, KPU Minta Paslon Batasi Bawak Masa

Pasar

Dibangun Milyaran Rupiah Pasar Kawasan Pedesaan Tidak Dimanfaatkan

Tanjab Barat

Komunitas Touring Toyota Fortuner Club Jambi Kunjungi Tempat Wisata WFC

Kunjungan

Hadiri Panen Raya Ustad Anwar Sadat dan Hairan di Sambut Antusias Ratusan Warga

Polres Tanjab Barat

Sejumlah Personel Polres Tanjab Barat di Rapid Tes