mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Pandemi Covid 19, Haul Syekh Abdul Qodir Jailani di Ponpes Al Baqiatush Shalihat, di Gelar Secara Virtual KPU Tanjab Barat Tetapkan Uas – Hairan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada Serentak 2020 Wabup Hadiri Sertijab, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal Dapatkan Suntikan Vaksin Covid 19, Karteria Ini yang Harus Dipenuhi Sosok Wanita Muda Ini Bakal Gantikan Posisi Hairan Menjadi Anggota DPRD Tanjab Barat

Home / Pilkada

Minggu, 29 November 2020 - 11:15 WIB

Polisi Sudah Petakan Sejumlah Akun Palsu Propaganda Pilkada di Medsos Admin Group Akan Dipanggil

Tanjab Barat – Kejahatan di dunia maya/cyber crime kini makin meningkat, pihak Polres Tanjab Barat pun terus meningkatkan cyber patrol atau patroli dunia maya menindak akun-akun palsu yang meresahkan masyarakat.

 

Hal ini dilakukan guna menciptakan Pilkada Tanjab Barat yang aman dan damai serta menghindari gesekan di kalangan masyarakat.

 

Demikian itu diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH melalui Wakapolres Kompol Alhajat, SIK di Mapolres Tanjab Barat, Sabtu (28/11/20).

 

Dia menuturkan, tiap perhelatan pilkada, media sosial selalu ramai dengan konten-konten yang mengarah kepada ujaran kebencian (hate speech) dan informasi palsu (hoaks) yang menyerang masing-masing kubu.

 

Polres Tanjab Barat sendiri sudah memiliki sarana dan mobil untuk memantau kejahatan di dunia maya.

 

“Kita akan lakukan langkah hukum jika ada yang menyebarkan berita bohong dan provokatif yang berpotensi konflik di Pilkada inj,” tambah Waka.

BACA JUGA :  End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

 

Dia mengungkapkan, akun yang kerap berisi konten negatif dan cenderung provokasi dan sebagainya itu biasanya palsu alias bukan pemilik sebenarnya dari nama tertera di akun.

 

Wakapolres menjelaskan, tim cyber Polres Tanjab Barat ini akan memantau arus lalu lintas informasi utamanya di media sosial facebook, instagram, twitter dan youtube yang disinyalir bisa mengganggu kondisi keamanan jelang Pilkada Pilkada apalagi dimasa tenang.

 

“Saat-saat pilkada banyak akun palsu atau liar sehingga grup-grup di media sosial sebaiknya dibatasi karena akun palsu sering menimbulkan provokasi, bila terjadi mengarah pidana, admin grup bisa terseret,” tegasnya.

 

Dia tidak memungkiri masih banyak pengguna media sosial yang dalam mengungkapkan ekspresinya terlalu berlebihan sehingga tidak menyadari hal ini sudah memiliki payung hukum.

BACA JUGA :  Padati Jalan Parit Satu Tim M3T Gelar Doa Kemenangan UAS - Hairan

 

“Resikonya tinggi, pelakunya bisa dipidana jika ikut menyebar di medsos. Makanya kami akan terus mengingatkan seluruh tim untuk berhati-hati. Karena tim cyber akan bekerja dan memburu mereka yang menyebarkan hoaks di media sosial,” ujarnya.

 

Alhajat mengimbau, admin grup medsos, tim sukses lebih baik fokus memperkenalkan program dari calon bupati yang diusungnya tanpa ujaran kebencian atau yang sifatnya hasutan untuk menjatuhkan calon lain. Pilkada Tanjabbar 2020 tetap berjalan dengan damai dengan dukungan berbagai elemen masyarakat.

 

“Jika dinilai mengandung unsur fitnah apalagi Sara, maka sebaiknya informasi itu diabaikan dan jangan sekali-kali ikut dibagikan apalagi saat ini Pilkada di laksanakan di tengah Pandemi COVID-19,” imbaunya

Share :

Baca Juga

Pilkada

Pilkada 9 Desember 2020 Mencari Pemimpin Bermutu, Aripin:Jangan Salah Pilih

Pilkada

End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

Partai

PKS Resmi Berikan Rekomendasi pada Pasangan Anwar Sadat-Hairan di Pilkada Tanjabbar

Pilkada

Pasangan Paslon UAS – Hairan Akan Mendaftar Ke KPUD Tanjab Barat

Berita

Kantongi Rekomendasi PAN, Anwar Sadat – Hairan Siap Berlayar

Pilkada

SilverSneakers Fitness Program Improves Older Adult’s Physical and Mental Health

Pilkada

UAS Minta Seluruh Pendukung dan Simpatisan Politik Santun

Pilkada

Maju Calon Bupati, Ustadz Anwar Sadat: Amanah Masyarakat dan Panggilan Hati