mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Dukungan Terhadap Pasangan ANSHAR Terus Mengalir Hingga Wilayah Paling Tepi UAS – Hairan Uji Swab Sebagai Persyaratan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Jumat, 21 Agustus 2020 - 14:54 WIB

Hasil Audit BPK, Inspektorat Desak Sejumlah OPD Tanjab Barat Kembalikan Uang Negara

Tanjab Barat – Hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, pada tahun 2019 lalu, ditemukan sekitar Rp. 2 milyar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Untuk itu, sejumlah OPD di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabbar pun didesak untuk mengembalikan uang ke negara atas Hasil audit BPK tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Tanjabbar, Encep Jarkasih.  Ia menyebutkan bahwa sejumlah OPD wajibkan untuk mengembalikan uang  temuan BPK tersebut, dengan batas waktu sampai 25 Agustus 2020.

” Semua dinas sudah mendapatkan memo terkait pengembalian tersebut.

BACA JUGA :  Pengambilan Nomor Urut Calon Bupati dan Wakil Bupati, UAS dan Hairan mendapat Nomor Urut 2

Itu angkanya diatas Rp1 miliar, intinya diatas Rp1 miliar. Batas pengembalian itu kan selama 60 hari, dan terhitung itu terakhir sampai 25 Agustus 2020,” Tegasnya.

Ia mengatakan bahwa proses pengembalian temuan itu telah dilakukan oleh sejumlah OPD. Namun temuan yang paling menonjol adalah temuan terhadap TPP,  yang mana belum ada sebelumnya.

” TPP baru tahun ini ada temuan, kita mungkinkan ini karena ada perbedaan pemahaman di Pejabatnya dan di ASN nya. Karena kan ada aturan baru TPP itu atur dalam Perbub nomor 43 tahun 2018,”Ujarnya.

BACA JUGA :  UAS Penuhi Undangan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 

” Misalnya ada PNS yang melakukan umroh, dan ini kan TPP nya seharusnya tidak dibayarkan. Akan tetapi dibayarkan. Temuan semacam ini yang muncul, kerugiannya juga terbilang besar sekitar Rp50 juta untuk TPP,” Kata mantan Kepala BKPSDM Tanjabbar ini.

Kata Encep temuan terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai ini berada di 20 OPD di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabbar.

”  Ini menjadi bahan evaluasi untuk ASN dalam menerapkan atau melakukan pemahaman yang sama terhadap satu aturan.” Pungkasnya. (4R)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

UAS-Hairan Jadi Magnet Tersendiri Bagi Generasi Milenial ANSHAR

Partai

Sah, DPC Gerindra Tanjabbar Resmi Jadi Pengusung Pasangan Anwar Sadat dan Hairan

Kasus

Pasien Suspek Covid-19 Di Tanjab Barat di Makamkan Melalui Protokol Kesehatan

Peristiwa

Pria Gantung Diri di Kuala Tungkal Mempunyai Jiwa Sosial dan Kreatif

Partai

PKS Resmi Berikan Rekomendasi pada Pasangan Anwar Sadat-Hairan di Pilkada Tanjabbar

Kebakaran

Menggunakan Dua Water Bombing, Kebakaran Kebun Di Desa Muntialo Dapat Di Padamkan

Kesehatan

Setelah Uji Swab 46 Petugas Medis RSUD KH Daud Arif Negatif, Pelayanan IGD di Buka Kembali

Kesehatan

UAS – Hairan Uji Swab Sebagai Persyaratan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati