mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Pandemi Covid 19, Haul Syekh Abdul Qodir Jailani di Ponpes Al Baqiatush Shalihat, di Gelar Secara Virtual KPU Tanjab Barat Tetapkan Uas – Hairan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada Serentak 2020 Wabup Hadiri Sertijab, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal Dapatkan Suntikan Vaksin Covid 19, Karteria Ini yang Harus Dipenuhi Sosok Wanita Muda Ini Bakal Gantikan Posisi Hairan Menjadi Anggota DPRD Tanjab Barat

Home / Politik

Minggu, 18 Oktober 2020 - 21:33 WIB

H.Assek: ANSHAR Bukan Minim Gagasan Tapi Sesuaikan Kondisi dan Kebutuhan

 

Tanjab Barat – Menjawab kritikan dari rival politik yang menilai sosok Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Ustad Drs KH Anwar Sadat  (UAS)- Hairan minim gagasan untuk Tanjab Barat.

Hal ini dijawab tegas oleh Ketua Tim Pemenangan UAS-Hairan, H Assek, ia mengatakan bahwa visi misi UAS – Hairan memang sederhana dan tidak muluk-muluk.

Karena menurut politisi Gerindra itu, alangkah lebih baiknya jika kita bicara konsep yang sederhana, terjangkau, realistis dan memang dibutuhkan masyarakat saat ini.

Ketimbang bercerita program besar, sementara kondisi keuangan daerah dan masa jabatan bupati serta wakil bupati hanya sekitar 3 tahun untuk periode 2021-2024 mendatang.

BACA JUGA :  Pantang Lelah,Umy Dhilah Perkuat Dukungan Kesetiap Desa

“Ya, memang benar visi misi UAS-Hairan sangat sederhana tidak membuat mimpi mimpi,” ujar H Assek di Kuala Tungkal, Minggu (18/10).

Menurut H Assek, dirinya pernah terlibat obrolan cukup penting dengan Cabup UAS sebelum pencalonan.

Saat itu UAS, kata H Assek menerangkan bahwa ia tidak mau membuat kecewa masyarakat dengan menebar janji-janji yang sulit terealisasi.

“Kata UAS saat itu, untuk apa kita cerita besar. Kalau hal yang kecil di depan mata tidak selesai,” tutur H. Assek, mengulang ucapan UAS.

BACA JUGA :  UAS Berikan Arahan Saat Pencabutan Nomor Urut Pendukung dan Simpatisan  Patuhi Protokol Kesehatan

“Pikiran, pernyataan, dan hati harus sejalan dan sosok itu ada pada UAS,” terang H. Assek.

Seperti diketahui, ada banyak persoalan mendasar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Mulai dari pemerataan pembangunan infrastrukur jalan yang tidak cukup hanya diatasi dengan cara tambal sulam lalu dalam waktu lama kemudian terbengkalai lagi.

Selain itu ada persoalan angka kemiskinan yang masih tinggi dimana Tanjabbar bertengger di peringkat ke-2 se-Provinsi Jambi, serta persoalan pendidikan dan kesehatan stunting yang masih menonjol. (4R)

Sumber: Dewarta.com

 

Share :

Baca Juga

Politik

Pergerakan Umy Dhilah Sadat Menjadi Mesin Kemenangan UAS-Hairan

Politik

Money Politik Tidak Sama Dengan Perjanjian Politik